Kamis, 27 Maret 2014

Link menambahkan musik ke blogger

BERBAGI ITU INDAH


Link menambahkan musik ke blogger


http://divine-music.info/newtemp/artist.php?aid=470


Link mengubah kursor pada bloger

http://www.cursors-4u.com/anime/


 Link mengganti latar belakang / template pada blogger

http://btemplates.com/template-search/









Read More ->>

Pidato yang tak tersampaikan -_-






PERINGATAN HARI LINGKUNGAN HIDUP



Asalammualaikum wr.wb
            Puji dan Syukur atas kehadirat Alllah SWT yang telah memberikan rahmatnya kepada kita sehingga dapat berkumpul di tempat ini.
Kepada Bapak dan Ibu guru yang saya hormati dan kepada teman-teman saya yang saya sayangi, dalam kesempatan kali ini, perkenankan saya menyampaikan pidato dalam rangka hari lingkungan hidup bagi temanku semua.

Teman-teman ku,
Kemarin kita melihat di provinsi kepulauan Riau, ada kepulan asap yang sangat banyak dan hampir menutup wilayah tersebut. Masyarakat di kepulauan Riau sangat menderita akan asap tersebut,  mereka tidak bisa menjalani aktivitas dengan lancar, dan saya perihatin mereka semua hampir terkena penyakit yang tidak lain yaitu penyakit ISPA alias gangguan pernafasan. Apakah kalian tidak perihatin teman-teman ?

Kepulan asap tersebut tidak lain dari pembakaran hutan secara besar-besaran oleh pihak asing yang di setujui oleh pemerintah, menurut saya itu terlalu berlebihan, karena sudah menimbulkan bencana bagi daerah yang terkena asap hasil dari pembakaran hutan. Mereka seenaknya membakar hutan untuk membuka Lahan tanpa berpikir akan dampak yang di sebabkan olehnya.

Teman-temanku,  
Kalian harus tau, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab telah merenggut semua sumber daya alam yang ada di kepulauan Riau. Saya harap pemerintah lebih tegas dalam mengatasi pembakaran hutan yang telah merusak alam, dan membuat masyarakat di daerah kepulauan Riau menjadi menderita.

Maka dari itu kita harus bersyukur karena daerah kita, yaitu bangka masih bersih dari polusi udara, Tapi ada oknum-oknum yang membakar hutan untuk membuka lahan walaupun hanya sedikit, maka dari itu harus kita cegah dari sekarang. Kalau hutan terus di bakar maka tidak ada lagi sisa buat anak cucu kita, dan juga kelestarian alam pun akan punah.

Sekian pidato yang dapat saya sampaikan, apabila ada kesalahan dalam penulisan dan kata-kata saya harap di maklumi. Saya ucapkan wabillah hitaufik walhidayyah, wassalammualaikum wr.wb.




Read More ->>

Rabu, 26 Maret 2014

Berita pesawat MH370 from liputan6

Radar Malaysia Deteksi MH370 Balik Arah, Mengapa Tak Curiga? - See more at: http://news.liputan6.com/read/2028360/radar-malaysia-deteksi-mh370-balik-arah-mengapa-tak-curiga#sthash.HqSmaTVu.dpuf
apa cuma gw di sini yg penasaran sama pesawat MH370 ?

so lets go kita simak berita tentang pesawat tersebut 








Radar Malaysia Deteksi MH370 Balik Arah, Mengapa Tak Curiga?




             Liputan6.com, Kuala Lumpur - Radar militer Malaysia sebenarnya mendeteksi pesawat Malaysia Airlines yang terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing berbalik arah pada Sabtu 8 Maret lalu. Namun, militer Malaysia tidak merespons keberadaan pesawat itu karena dinilai tidak berbahaya.

Wakil Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Abdul Rahim Bakri di depan parlemen mengatakan militer saat itu menduga pesawat itu berbalik arah atas perintah menara kontrol di Subang.

"Ini terdeteksi radar kami, tapi putar balik itu bukan dilakukan pesawat musuh dan kami berpikir pesawat itu mungkin diminta tower kontrol," kata Abdul Rahim dikutip Malaysian Insider, Rabu (26/3/2014).

Sebelumnya memang telah dilaporkan pesawat yang dianggap bukan musuh melintasi angkasa Malaysia pada 8 Maret. Malaysia sempat menuai kritik pedas karena mendeteksi pesawat yang belakangan diketahui sebagai MH370, namun tidak melakukan aksi apa-apa.

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak telah mengumumkan kesimpulan bahwa pesawat Boeing 777-200ER yang mengangkut 227 penumpang dan 12 kru itu jatuh di Samudera Hindia bagian selatan.

Sejumlah citra satelit memang menunjukkan objek yang diduga sebagai puing MH370 berada di Samudera Hindia, tepatnya di sebelah barat daya Perth, Australia. Namun hingga kini belum ada fisik puing MH370 yang diangkat dari lautan. (Yus Ariyanto) 





 Black Box tak bisa ungkapkan misteri pesawat 

MH370





Selasa, (25/3) ini, Oliver McGee, mantan Deputy Assistant Secretary of Transportation divisi kebijakan teknologi dari pemerintah Amerika Serikat mengadakan diskusi terbuka dengan Fox News bahwa sudah saatnya maskapai penerbangan melakukan inovasi terbaru.


Liputan6.com, Kuala Lumpur- Perjalanan pesawat maskapai Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 dinyatakan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak berakhir di Samudera Hindia selatan

Meski demikian, bukti puing atau bangkai pesawat sejauh ini belum ditunjukkan atau setidaknya didapat oleh tim pencari gabungan dari berbagai negara. Penyisiran kawasan terpencil Samudera Hindia terus dilakukan.

Selain itu, ada misteri yang belum terungkap. Yakni bagaimana bisa pesawat yang terbang dari rute Kuala Lumpur, Malaysia menuju Beijing, China, berada jauh di Samudera Hindia bagian selatan? Pemerintah Malaysia mengonfirmasi pesawat memang balik arah atau berbelok ke barat lalu ke selatan.

Tapi apa maksud dari 'rute sesat' itu? [Baca: `Rute Sesat` Malaysia Airlines MH370] Sejumlah dugaan pun bergulir, seperti pesawat dibajak, disabotase, atau terjadi masalah pada bagian pesawat saat terbang, atau menjadi 'pesawat zombie' di mana semua penumpang tewas karena hilangnya tekanan udara, ledakan, asap atau uap dan pesawat terus terbang autopilot hingga bahan bakar habis.

Semua investigator, tim pencari, dan ahli keselamatan penerbangan berharap pada sebuah kunci yang bisa mengungkap penyebab 'rute sesat' tersebut. Yakni pada black box atau kotak hitam.

Black box berisi Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR). FDR berisi data-data penerbangan pesawat, seperti cuaca, suhu, dan kecepatan pesawat saat kecelakaan. Sedangkan CVR yang berisi rekaman percakapan di dalam kokpit.

Namun perusahaan konsultan penerbangan di Amerika Serikat (AS) Leeham Co menilai FDR dan CVR tidak akan menyibak misteri tersebut. Jawaban mengapa pesawat balik arah hingga jauh ke Samudera Hindia tak akan pernah ditemukan.

Dijelaskan bahwa rekaman data memang memberikan informasi mekanisme ketika pesawat mengudara. Namun rekaman suara di kokpit oleh pilot tak cukup untuk mengungkap misteri 'rute sesat' pesawat karena hanya berisi 2 jam sebelum pesawat dinyatakan putus kontak dan hilang.

"Ini sudah jelas bahwa rekaman data black box tersebut tak akan mengungkap apapun yang terjadi di Teluk Thailand (titik terakhir yang diduga MH370 hilang kontak). Ini berarti situasi dalam pesawat saat berbelok arah di antara Vietnam dan Malaysia bakal hilang," demikian pernyataan pihak Leeham Co, seperti Liputan6.com kutip dari The Star, Rabu (26/3/2014).

"Tak diketahui apakah rekaman dalam kokpit bisa merekam kondisi pesawat dalam 2 jam terakhir, yang ketika itu pesawat diduga kehabisan bahan bakar atau bahkan bahan bakar itu sengaja dibuang," imbuh Leeham Co.



Tapi misteri itu bisa saja terungkap seperti yang terjadi pada kasus raibnya maskapai penerbangan Prancis Air France AF447 di Samudera Atlantik pada tanggal 1 Juni 2009, saat mengudara dari Rio de Janeiro di Brasil ke Paris, Prancis.
Pencarian AF447 memakan proses panjang. Butuh 2 tahun untuk menemukan dan mengangkat bagian terbesar pesawat dan 104 jasad di dalamnya pada Mei 2011, termasuk black box. Hasil analisa kotak hitam menunjukkan 2 kopilot kesulitan mengendalikan pesawat dalam kondisi badai, ketika sang pilot meninggalkan kursinya.

Kembali ke MH370, pencarian black box maupun bangkai pesawat Malaysia Airlines pun diprediksi bakal sangat sulit. Sebab bangkai pesawat MH370 itu bisa saja berada di antara rangkaian gunung api bawah laut. Terlebih medan di bawah Samudera Hindia itu hampir tidak pernah dipetakan.

Menurut geolog Universitas James Cook, Robin Beaman, sangat sedikit bagian dasar laut Samudera Hindia bagian selatan yang telah dipetakan secara rinci, termasuk lokasi (titik 2.500 km barat daya Perth) yang saat ini menjadi pencarian.

Padahal untuk mengambil puing pesawat di dasar laut kemungkinan besar membutuhkan pemetaan 3 dimensi, kemungkinan dengan kapal yang dilengkapi multibeam echo sounders (alat untuk mengukur kedalaman laut).

Parahnya lagi, Australia saat ini tidak lagi memiliki kemampuan untuk memetakan dasar laut yang berkedalaman 3.000 meter--yang menjadi rata-rata kedalaman Samudera Hindia.

Sebab, satu-satunya kapal Australia yang berfungsi untuk memetakan dasar laut, the RV Southern Surveyor, telah `dipensiunkan` pada Desember 2013. Kapal penggantinya tengah dibangun di Singapura.

"Ini merupakan waku yang benar-benar buruk. Australia tidak punya kemampuan memetakan kedalaman," kata Beaman seperti dimuat The Sydney Morning Herald. (Yus Ariyanto)





 Objek-objek Petunjuk Keberadaan MH370 di Samudera Hindia 








Liputan6.com, Kuala Lumpur- Keberadaan pesawat Malaysia Airlines telah dipastikan Perdana Menteri Najib Razak yakni di Samudera Hindia bagian selatan, dekat Perth, Australia. Pernyataan Najib itu berdasarkan hasil analisa perusahaan telekomunikasi satelit Inggris, Inmarsat.

"MH370 telah terbang di sepanjang Koridor Selatan dan posisi terakhirnya adalah di Samudera Hindia, sebelah barat Perth (Australia)," ucap Najib dalam jumpa pers di Malaysia pada Senin (24/3/2014).

"Itu adalah lokasi yang terpencil," sambung dia. "Untuk itulah dengan sangat menyesal saya harus menginformasikan kepada Anda bahwa penerbangan MH370 berakhir di selatan Samudera Hindia".

Setidaknya, sebelum pengumuman Najib dan temuan Inmarsat itu, sejumlah objek telah ditemukan oleh pihak lain, seperti Australia, China, dan Prancis. Baik melalui satelit atau penglihatan secara langsung.






 yang ini sesat bro -_-






`Rute Sesat` Malaysia Airlines MH370









 
“China mengerahkan 20 satelit sementara Malaysia mengandalkan dukun,” sindir pengguna Weibo, situs serupa Twitter di China, seperti dikutip dari situs South China Morning Post. Sang Raja Bomoh, dan petinggi negeri jiran -- entah siapa -- yang mengundangnya, menuai kritik tajam. Apalagi nujum sang paranormal tak terbukti ampuh.


Di sisi lain, kecanggihan teknologi manusia tak lekas menyingkap selubung misteri keberadaan Boeing 777-200ER dan nasib 239 orang di dalamnya. Meski puluhan satelit di angkasa luar telah dikerahkan memindai Bumi, darat dan laut, khususnya di dua koridor pencarian: sisi utara dari Thailand ke Kazakhstan, dan selatan -- dari ujung barat Indonesia hingga Samudera Hindia.

Sabtu petang, 22 Maret 2014, konferensi pers harian Menteri Pertahanan Malaysia sekaligus Plt Menteri Transportasi,  Hishammuddin Hussein terkait perkembangan pencarian MH370, diinterupsi di tengah jalan. Pak Menteri menerima selembar kertas berisi informasi penting: satelit China, Gaofen-1, menemukan objek berukuran 22,5 x 13 meter yang diduga terkait dengan pencarian kapal terbang yang hilang. Ia menjadi orang pertama yang mengumumkannya pada dunia.
Lokasi sejumlah objek mencurigakan berada di sepanjang koridor selatan yang diduga dilalui Malaysia Airlines MH370. Temuan anyar itu berjarak 120 km dari temuan dua objek --yang terbesar sepanjang 24 meter -- yang ditangkap satelit WorldView-2 milik perusahaan asal Colorado, AS DigitalGlobe pada 16 Maret 2014.





5 Dugaan `Masuk Akal` Misteri Hilangnya Malaysia Airlines MH370 


 

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Ada apa dengan pesawat Malaysia Airlines MH370? Keberadaan burung besi Boeing 777-200 ER itu hingga kini masih misterius setelah dinyatakan hilang pada Sabtu 8 Maret 2014.

Setiap informasi baru yang muncul, anehnya, makin menambah misteri hilangnya pesawat milik maskapai negeri jiran. Penyelidik Malaysia kini sedang menginvestigasi dugaan kesengajaan seseorang di kokpit mematikan sistem komunikasi dan mengalihkan MH370 dari rute yang ditentukan -- menuju Beijing.

Lalu ada 'ping' yang dikirim dari pesawat ke satelit komersial, berjam-jam setelah MH370 raib, mengarahkan dugaan ia menempuh rute utara atau selatan. Pencarian meluas pun dilakukan dari Kazakhstan ke China bagian barat, atau Indonesia ke wilayah selatan Samudera Hindia.

Misteri raibnya MH370 memicu puluhan teori dan spekulasi soal nasib pesawat dan 239 orang di dalamnya, dari yang masuk akal hingga konspiratif. Berikut 5 kemungkinan nasib MH370 berdasarkan informasi yang beredar di publik, seperti Liputan6.com kutip dari situs sains LiveScience, Selasa (18/3/2014).

1. Pilot Bunuh Diri

Transponder MH370 dan sistem pelaporan dan komunikasi (ACARS) dimatikan sesaat setelah pesawat lepas landas pukul 00.41 waktu Malaysia. Ada jeda 14 menit antara transmisi terakhir ACARS dan sinyal akhir dari transponder. Fakta itu mengindikasikan, sistem tak rusak atau hancur dalam kondisi darurat yang mendadak.

Tak hanya itu, suara -- yang diduga kopilot Fariq Abdul Hamid -- bicara pada pengawas udara Malaysia setelah ACARS dimatikan, dan hanya sesaat setelah transponder mati. Pesan itu disampaikan dengan tenang: "All right, good night"..."Baiklah, selamat malam".

Pesawat tersebut kemudian berbalik dari rute semula Kuala Lumpur -Beijing. Satelit militer mendeteksi ia bergerak ke barat Semenanjung Malaysia pada pukul 02.15 waktu setempat.

"Berdasarkan detil yang terungkap sejauh ini, diduga ini adalah eksekusi dari operasi yang sangat terencana," kata  David Cenciotti, mantan pilot tempur Italia sekaligus jurnalis, yang menjadi blogger di TheAviationist.com.

Butuh kemampuan untuk melakukan manuver tersebut. Kini para penyelidik sedang menginvestigasi sang pilot, Kapten Zaharie Ahmad Shah (53) dan kopilot  Fariq Ab Hamid (27).

Secara teoritis, salah satu dari mereka bisa saja melakukan aksi bunuh diri dengan pesawat. Ini adalah kejadian langka, namun pernah terjadi. Misalnya, para detektif Amerika Serikat menyimpulkan bagwa kecelakaan tahun 1999 dekat Nantucket, yang menewaskan 217 orang di dalam pesawat EgyptAir Penerbangan 990, adalah akibat dari apa yang dilakukan kopilot yang sengaja menerbangkan pesawat ke laut --meski pihak Mesir membantah dugaan itu.

Serupa, Silk Air Penerbangan 185 yang celaka di Sumatra pada 1997, diduga adalah upaya bunuh diri pilot. Sebab, tak ada kesalahan teknis mengapa pesawat bisa jatuh secara vertikal -- demikian ujar Badan Keamanan Transportasi AS atau U.S. National Transportation Safety Board.

Hal serupa bisa saja terjadi pada MH370. Namun, ada yang aneh. Pilot lain yang melalukan bunuh diri mengarahkan hidung pesawat ke bawah dan berakhir dengan cepat. Sementara pesawat Malaysia Airlines itu terbang beberapa jam sejak hilang kontak.

"Mengapa seseorang membawa 200 orang dalam sebuah aksi bunuh diri? Setiap orang yang logis ingin tahu kenapa," kata Gregory "Sid" McGuirk, dosen lalu lintas udara dari Embry-Riddle Aeronautical University.

2. Konspirasi Pilot

Teori lain menyebut para penerbang, atau satu di antara mereka, mengubah rute pesawat untuk beberapa alasan. Teori ini berdasar pada pengetahuan teknis yang dibutuhkan untuk mengalihkan laju MH370 -- juga keadaan yang mencurigakan di sekitar waktu penerbangan.

Mematikan transponder dan ACAR di kokpit semudah membalik saklar atau memindahkan rem tangan. Transponder dilaporkan mati saat pesawat beralih dari pengawas lalu lintas udara Malaysia ke Vietnam. Di atas daratan AS, radar tumpang tindih sehingga tak ada celah. Namun, di atas lautan tak ada antena berbasis darat. Sejumlah negara, termasuk India, punya celah dalam cakupan radar mereka.

"Jika ini kasusnya, seseorang tahu benar di mana celah radar berada dan memutuskan untuk memanfaatkannya," kata McGuirk.

Semakin jauh ke radar, semakin sulit untuk secara positif mengidentifikasi pesawat 'non kooperatif' itu.

Jika salah satu atau kedua pilot  memutuskan untuk mengubah rute pesawat, motif mereka tak jelas. Sang pilot Zaharie dilaporkan punya pandangan politik kuat dan punya simulator terbang pribadi di rumahnya. Namun pandangan politik yang kuat tak mengindikasikan terorisme. Juga, banyak pilot berlatih atau sekadar bermain dengan simulator terbang di rumah mereka.

3. Teroris Mengambil Alih Pesawat

Dugaan lain, para pilot juga mungkin dipaksa oleh teroris di pesawat untuk memutuskan komunikasi dan mengubah arah, sebelum menabrakkannya ke suatu tempat .

Atau, siapa pun yang mengendalikan pesawat bisa saja seorang ahli dalam pesawat dan menerbangkannya sendiri.

Pihak berwenang tidak mengesampingkan terorisme sebagai penyebab, meski belum ada satu pihak pun yang mengklaim bertanggung jawab atau menjadikan penumpang dan awak sebagai sandera.

Tapi ada juga teroris yang diam. Misalnya, ketika Pan Am Penerbangan 103 meledak oleh bom atas Lockerbie, Skotlandia. Para penyidik membutuhkan waktu 3 tahun sebelum mengeluarkan perintah penangkapan terhadap 2 orang Libya.

Bahkan, butuh waktu lama sampai tahun 2003, hingga pemimpin Libya Moammar Khadafi mengakui peran negaranya dalam pemboman itu.

4. Teroris Menyembunyikan Pesawat

Salah satu penjelasan mengapa kelompok teror tak mengklaim bertanggung jawab atas pembajakan adalah: mereka berencana menggunakan pesawat nantinya.

Pesawat mungkin didaratkan ke area terpencil yang bisa didarati Boeing 777 yang berukuran besar. Namun, mendaratkan pesawat dengan ukuran tersebut tanpa landasan yang berfungsi akan sangat sulit -- khususnya jika burung besi itu akan diterbangkan lagi.

"Bukan perkara gampang mencuri sebuah Boeing 777 dengan cap Malaysia," kata McGuirk. "Butuh landasan sepanjang 10.000 kaki. Jadi di mana bisa menyembunyikannya?

Jika pesawat terbang ke utara, yang membuka kesempatan untuk pendaratan, ia akan terbang di atas wilayah padat penduduk, membuatnya gampang dideteksi.

Terdengar mengada-ada, tapi masuk akal untuk menghindari deteksi adalah dengan memakai kedok atau 'bayang-bayang' pesawat lain -- terbang sedekat mungkin sehingga dua pesawat terlihat seperti satu obyek.

"Itu akan jadi manuver yang sangat sulit," kata David Cenciotti. "Jangan lupa seluruh manuver, jika benar dilakukan, apalagi pada malam hari -- tanpa bantuan dari radar darat. Memperkirakan kecepatan timbal balik, jarak, ketinggian hanya didasarkan pada lampu navigasi."

Selain 9/11, ada preseden pesawat dicuri untuk digunakan dalam serangan nanti. Pada 1959, anggota Angkatan Udara Brasil membajak pesawat baling-baling dengan 44 orang di dalamnya, dan mendaratkannya di selatan Negeri Samba. Mereka merencanakan untuk menggunakannya untuk mengebom Rio de Janeiro, namun rencana itu gagal dan semua sandera berhasil selamat.
Pada 1994, pegawai Federal Express, Auburn Calloway berencana membajak pesawat  kargo FedEx untuk digunakan dalam serangan bunuh diri dengan sasaran kantor pusat perusahaan.

Pesawat lain, Boeing 727-223 yang melaju di landasan pacu Angola pada 2003. Mekanik Ben Charles Padilla dan salah satu pegawai, John Mikel Mutantu berada dalam pesawat, namun tak diketahui apakah mereka menerbangkannya.

Dugaan lain seseorang membunuh atau menjadikan mereka sandera. Pesawat tersebut tak pernah ditemukan, FBI menutup kasus tersebut pada 2005.

5. Pembajakan yang Gagal

Hilangnya MH 370 bisa juga dikaitkan dengan dugaan pembajakan yang gagal total. Misalnya pada 1996, Ethiopian Airlines Penerbangan 961 celaka di Samudera Hindia setelah para pembajak menuntut burung besi itu diterbangkan ke Australia . Pesawat hanya memiliki bahan bakar yang cukup untuk sampai ke tujuan di Nairobi, tapi para pembajak menolak untuk percaya pada pilot.

Awalnya, pilot bersikukuh untuk tetap berada di dekat pantai Afrika, avtur tak bakal cukup sampai Australia. Ketika para pembajak bersikeras agar pesawat menuju timur, pilot Leul Abate malah menerbangkannya keKepulauan Comoro di lepas pantai timur Afrika.

Di sana, saat pesawat kehabisan bahan bakar, pilot berusaha untuk melakukan pendaratan darurat di bandara di Grande Comore, tapi serangan pembajak memaksa mereka mendarat di air dangkal. 125 dari 175 penumpang dan awak pesawat tewas. Sisanya, 50 orang selamat dalam kondisi luka-luka.

Hal serupa bisa terjadi pada MH370 . Mungkin pembajak memaksa kru untuk kembali ke Malaysia sebagai bagian dari serangan ala '9/11'.

Namun, semua skenario adalah spekulatif. "Apa motivasinya?" tanya McGuirk. Dia menambahkan, kini ada lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. (Yus Ariyanto)
-















Read More ->>
Diberdayakan oleh Blogger.

Pages - Menu

Followers

BRUNO MARS

a

Popular Posts